Diberdayakan oleh Blogger.

Ternyata Serial Harry Potter Bukan Karya J.K. Rowling

By | 11.11
Ternyata Serial Harry Potter Bukan Karya J.K. Rowling

ZonaKamu - Siapa pun yang membaca serial Harry Potter pasti mengagumi J.K. Rowling sebagai penulis genius. Dia menciptakan kisah kolosal dengan plot raksasa, tokoh-tokoh yang sangat mengesankan, alur yang luar biasa, sekaligus muatan-muatan filosofi dan rahasia yang ditanamkan di banyak bagian kisahnya.

Tujuh serial Harry Potter adalah karya yang bukan hanya hebat, tapi juga menunjukkan bahwa penulisnya seorang genius.

Lalu, kita tahu, J.K. Rowling menulis novel-novel lain, termasuk serial detektif-kriminal, dan dia menggunakan nama pena Robert Galbraith. Para pembaca buku tahu, bahwa Robert Galbraith adalah J.K. Rowling. Sebagai penggemar Rowling, saya pun langsung melahap novel-novel Robert Galbraith, dan... jujur saja, saya sangat kecewa!

Saat membaca The Cuckoo’s Calling, misalnya, saya benar-benar tak percaya bahwa novel itu ditulis J.K. Rowling yang genius. Dalam novel itu, semua kehebatan Rowling seperti lenyap tanpa bekas. Bukan hanya lenyap, novel The Cuckoo’s Calling juga meninggalkan jejak kejanggalan yang luar biasa.

Para pembaca pemula mungkin memuji-muji The Cuckoo’s Calling, apalagi mereka tahu novel itu ditulis Rowling. Tapi para kutubuku menganggap novel itu sangat buruk. Novel itu benar-benar seperti karya penulis pemula yang baru belajar menulis.

Kalau kita telah membaca ratusan novel detektif, kita tidak akan terkesan sama sekali pada The Cuckoo’s Calling—karena isinya sangat-sangat biasa, bahkan klise. Milis kutubuku internasional yang saya ikuti bahkan menyebut The Cuckoo’s Calling sebagai “novel yang sangat membosankan”.

Selama membaca novel-novel Rowling di luar Harry Potter, saya terus memikirkan kejanggalan itu. Dan semakin saya pikirkan, semakin banyak kejanggalan yang saya temukan.

Sampai akhirnya, saya menemukan buku berjudul Committee 300. Buku itu menjelaskan, bahwa serial Harry Potter sebenarnya tidak ditulis oleh J.K. Rowling, namun sebenarnya karya sekelompok genius yang tergabung dalam Tavistok Institute. Dalam hal ini, J.K. Rowling hanya diminta pasang nama sebagai penulis, namun sebenarnya bukan dia yang menulis serial novel tersebut.

Penjelasan itu tentu saja mengejutkan. Namun, mendapati penjelasan itu, saya merasa mendapat pencerahan mengenai kenapa novel serial Harry Potter bisa sangat bagus, tapi novel kriminal yang juga ditulis J.K. Rowling tampak sangat buruk. Terus terang, saya percaya dengan penjelasan yang ada dalam buku Committee 300, bahwa novel Harry Potter sebenarnya bukan karya J.K. Rowling. Bagaimana denganmu?

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda