Diberdayakan oleh Blogger.

Panduan Lengkap Menjalani 9 Bulan Kehamilan (Bagian 2)

By | 13.51
Panduan Lengkap Menjalani 9 Bulan Kehamilan

ZonaKamu - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Panduan Lengkap Menjalani 9 Bulan Kehamilan - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Selain mempersiapkan hal-hal tersebut, Anda juga bisa mulai membicarakan rencana persalinan Anda dengan pasangan, mencakup tempat melahirkan, orang-orang yang Anda inginkan menemani, dan lain-lain.

Meski mungkin terdengar sepele, hal-hal penting ini bisa jadi terlewat jika Anda mengabaikannya, akibat Anda makin kerepotan seiring kehamilan yang terus membesar dari waktu ke waktu.

Bulan ke-6

Di bulan ini Anda akan melakukan tes diabetes gestasional. Kebanyakan dokter merekomendasikan pemeriksaan glukosa di sekitar minggu ke-26. (Jika Anda mengalami kelebihan berat badan atau memiliki riwayat diabetes, maka Anda harus melakukannya lebih dini). Jika hasil tes positif, Anda akan menjalani tes toleransi glukosa.

Jika Anda didiagnosis mengalami diabetes gestasional—yang dapat menyebabkan janin tumbuh terlalu cepat dan komplikasi lainnya—Anda mungkin harus mengonsumsi obat oral atau menggunakan insulin, meski beberapa ibu hamil berhasil melalui kondisi tersebut hanya dengan perubahan nutrisi dan berolahraga.

Jika Anda mempertimbangkan untuk memiliki bidan paska melahirkan—agar Anda bisa mendapat pertolongan sewaktu-waktu jika dibutuhkan—Anda bisa mulai memikirkannya sejak sekarang.

Bulan ke-7

Terus lakukan kontrol kehamilan yang dibutuhkan secara rutin, untuk memastikan Anda dan bayi dalam kandungan senantiasa dalam kondisi baik. Selain itu, Anda juga bisa mulai mempertimbangkan untuk mencari dokter anak. Faktor penting yang perlu diperhatikan di antaranya adalah lokasi tempat praktik dan jadwal praktik.

Kemudian, jika Anda belum tahu bagaimana cara mengganti pakaian bayi serta menangani aneka popok bayi, Anda bisa mulai berlatih sejak sekarang.

Bulan ke-8

Melakukan pemeriksaan untuk infeksi Group B Streptococcal, bakteri yang tidak berbahaya bagi Anda namun bisa mematikan jika menular pada bayi. Pada minggu ke-35, dokter Anda akan melakukan vaginal culture external (pemeriksaan cairan vagina).

Jika ditemukan bakteri Group B Streptococcal, Anda akan diberi pengobatan selama persalinan, untuk mencegah penularan pada bayi.

Pada bulan ke-8 ini pula, Anda sudah perlu menyiapkan barang-barang yang akan dibawa ke rumah sakit saat melahirkan nanti. Kemaslah semua barang—dari baju sampai makanan—yang dibutuhkan dalam tas, dan letakkan tas di tempat yang mudah dijangkau, sehingga tidak terlewat jika Anda kebetulan harus pergi ke rumah sakit dalam kondisi terburu-buru.

Bulan ke-9

Ini bulan terakhir kehamilan Anda. Jika Anda melewati bulan-bulan sebelumnya dengan baik dan benar, pada bulan ini Anda sudah bisa tenang dan santai, karena sebagian besar persiapan telah dibereskan.

Seiring tanggal kelahiran yang makin dekat, Anda mungkin tidak saja merasakan badan yang makin berat, tapi juga perasaan cemas dan semacamnya. Sekadar tip, carilah kursi yang nyaman dan duduklah, letakkan tangan pada perut, lalu tenangkan pikiran. Semuanya akan baik-baik saja.

Pemeriksaan Kehamilan Tidak Rutin

Di luar kontrol atau pemeriksaan kehamilan rutin, berikut ini beberapa pemeriksaan kehamilan yang tidak rutin, namun perlu Anda ingat.

USG: USG biasanya dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan ke-1, ke-5, dan ke-9. USG pada bulan ke-1 untuk memastikan kebenaran kehamilan, dengan melihat ada atau tidaknya embrio yang akan tumbuh dalam rahim.

USG pada bulan ke-5 untuk mengamati perkembangan organ fisik dan jenis kelamin janin dalam rahim. Sedangkan USG pada bulan ke-9 untuk mendeteksi cairan ketuban, dan proses melahirkan seperti apa yang akan dilakukan (normal atau operasi).

Laboratorium: Pemeriksaan laboratorium meliputi tes darah, tes urin, dan alpha-fetoprotein. Tes darah umumnya dilakukan pada usia kehamilan 1, 4, dan 7 bulan, untuk melacak Rhesus, HB, hepatitis B, dan lain sebagainya.

Tes urin dilakukan pada usia kehamilan bulan pertama, untuk mendeteksi apakah terdapat gejala diabetes dan infeksi ginjal. Sedangkan alpha-fetoprotein dilakukan pada bulan ke-2 dan ke-3, untuk mendeteksi apakah terdapat kelainan otak dan kromosom.

Tes genetik: Biasanya, pemeriksaan tes genetik dilakukan pada bulan ke-3, dengan riwayat keluarga calon orangtua si janin ada yang memiliki kelainan genetik, atau jika ibu hamil telah berusia 35 tahun ke atas.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda