Diberdayakan oleh Blogger.

Kisah Lars Ulrich dan James Hetfield Mendirikan Metallica

By | 20.23
Kisah Lars Ulrich dan James Hetfield Mendirikan Metallica

ZonaKamu - Copenhagen Stadium, Februari 1973. Seorang bocah 9 tahun ikut menonton konser Deep Purple, band rock asal Inggris. Kebetulan, ia mendapat satu tiket lebih dari sang ayah dan tiga temannya. Ketidaksengajaan itu ternyata membekas. Penampilan Ian Gillan cs malam itu menyihirnya. Esok harinya, ia langsung membeli album Deep Purple, Fireball.

Bocah itu adalah Lars Ulrich. Saat itu dia sadar musik adalah hidupnya. Sayang, ia bukan lahir dari keluarga musisi. Ayahnya seorang petenis pro Denmark, Torben Ulrich. Lars pun tumbuh sebagai petenis muda. Ia pindah ke Los Angeles pada 1980 untuk melanjutkan latihan tenisnya. Namun, kegandrungannya pada musik tak terbendung.

Ia getol mengikuti perkembangan musik rock. Selain Deep Purple, ia punya band favorit bernama Diamond Head. Lars rela jauh-jauh dari San Fransisco ke London untuk menonton penampilan band itu. Ia bahkan pernah tinggal beberapa minggu dengan sang gitaris, Brian Tatler, karena suatu hal yang membuatnya tak bisa pulang.

Menjalani kehidupan sesaat sebagai anak band cukup mengilhami Lars. Sepulangnya ke Amerika, ia langsung memasang iklan di sebuah harian lokal. Pemuda berdarah Denmark itu mencari kawan sevisi, untuk membentuk band. Seorang pemuda seumurnya, James Hetfield, merespons iklan itu. Meski sempat tak cocok, akhirnya mereka bersatu juga.

Terbentuklah Metallica pada 5 Oktober 1981. James menjadi vokalis sekaligus gitaris, dan Lars mengambil posisi drummer. Mereka kemudian merekrut gitaris Dave Mustaine, dan basis Ron McGovney. Pada zaman itu, Metallica banyak dipengaruhi band cadas lainnya, seperti Deep Purple, Black Sabbath, Led Zeppelin, Aerosmith, dan Queen.

Tema lagunya berkaitan dengan kondisi sosial. Musiknya keras menghentak, bertempo cepat, dan agresif. Sekitar tahun 1991, Metallica mulai populer. Band itu juga pernah berada di puncak Billboard 200. Hingga kini, Metallica disebut-sebut sebagai salah satu band paling berpengaruh di industri musik.

Giliran Metallica yang didewakan band heavy metal lain. Dari ‘Hit the Lights’ yang hanya menjadi salah satu lagu dalam album kompilasi Metal Massacre I, Metallica melahirkan 10 album rekaman. Album itu terjual lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia. Sebanyak 14 kali penghargaan Grammy Awards digenggam Lars cs.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda