Diberdayakan oleh Blogger.

Contoh Akta Notaris Terkait Jaminan Perusahaan (2)

By | 22.54
Contoh Akta Notaris Terkait Jaminan Perusahaan

ZonaKamu - Berikut ini adalah contoh akta notaris terkait jaminan perusahaan. Contoh ini hanya draft yang bisa diubah atau ditambah/dikurangi, sesuai keperluan.

Nomor: (______________)

Pada hari ini, hari ( __________ ), tanggal (______________).

Berhadapan dengan saya, (______________), Sarjana Hukum, Notaris di (______________), dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya, Notaris, kenal dan nama-namanya akan disebutkan pada akhir akta ini:

1. Tuan (______________), swasta, bertempat tinggal di (______________), Jalan (______________) Kelurahan (______________), Kecamatan (______________), Jakarta Barat. Pemegang Kartu Tanda Penduduk [___] Nomor (______________) untuk sementara berada di [___];

- Menurut keterangannya dalam hal ini bertindak dalam jabatannya selaku Direktur dari dan oleli karena itu untuk dan atas nama Perseroan Terbatas “PT. (______________)”, berkedudukan di Jakarta, yang anggaran dasarnya dimuat dalam akta tertanggal (______________) Nomor (______________), dibuat di hadapan (______________) Sarjana Hukum, Notaris di (______________), yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya tertanggal (______________), sedangkan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan terakhir dimuat dalam (______________) Nomor (______________), yang dibuat di hadapan (______________), Sarjana Hukum, Notaris di (______________), anggaran dasar mana dirubah lagi dengan akta tanggal (______________) Nomor (______________), yang dibuat di hadapan (______________).

Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, yang belum mendapatkan persetujuan dari yang berwenang.

- Dan untuk melakukan tindakan hukum dalam akta ini telah pendapatkan persetujuan dari Komisaris Perseroan yaitu Tuan (______________), swasta, bertempat tinggal di (______________), Jalan (______________), Kelurahan (______________), Kecamatan (______________), pemegang Kartu Tanda Penduduk [___], Nomor: (______________) untuk sementara berada di [___], yang turut hadir di hadapan saya, Notaris, serta saksi-saksi yang sama dan menandatangani akta ini sebagai tanda persetujuannya.

- Dalam melakukan perbuatan hukum di bawah ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham karena pinjaman ini merupakan aset sebagian kecil dan pemegang sahamnya hanya satu orang yaitu Tuan (______________).     

- Untuk selanjutnya akan disebut juga “Penjamin”;

- Para penghadap dalam kedudukannya tersebut di atas lebih dahulu menerangkan;

- Bahwa antara perseroan terbatas PT (______________), berkedudukan di Jakarta, untuk selanjutnya disebut “Debitur” di satu pihak dengan Perseroan Terbatas PT   (______________),  berkedudukan di Jakarta, yang anggaran dasarnya beserta perubahan-perubahannya telah dimuat dalam:

- Berita Negara Republik Indonesia tanggal (______________), Tambahan Nomor (______________);         

- Berita Negara Republik Indonesia tanggal (______________) Nomor (______________), Tambahan Nomor (______________);

- Bertalian dengan Akta-akta yang dibuat di hadapan (______________), Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta yaitu:

 - tertanggal (______________) Nomor (______________); tertanggal (______________) nomor (______________), yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya tanggal (______________) nomor (______________), dan terakhir diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal (______________) Nomor (______________), Tambahan Nomor (______________); sedangkan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan terakhir dimuat dalam akta (______________) Nomor (______________), yang dibuat di hadapan (______________), Sarjana Hukum, pada waktu itu pengganti dari (______________), Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta.

- Untuk selanjutnya akan disebut “Kreditur”, di lain pihak telah dibuat Akta Perjanjian Kredit Dengan Pemberian Jaminan tertanggal (______________), juncto Akta Perubahan Perjanjian Kredit tertanggal hari ini, Nomor (______________) keduanya di buat dihadapan saya, Notaris, mungkin di kemudian hari akan dibuat perjanjian-perjanjian lainnya berikut perubahan, pembaharuan, penambahan, serta penggantiannya kemudian (baik sendiri maupun keseluruhannya untuk selanjutnya akan disebut juga “Perjanjian”).

- Maka berhubung dengan hal-hal tersebut di atas, maka Penjamin menyetujui untuk memberikan jaminan untuk kepentingan Kreditur berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan tersebut di bawah ini.

- Penjamin dengan ini menjamin dan berjanji secara tidak dapat ditarik kembali dan tanpa syarat untuk membayar sepenuhnya kepada Kreditur atas permintaan pertama dari Kreditur kepada Penjamin semua jumlah-jumlah uang yang sekarang atau pada suatu waktu akan terhutang oleh Debitur kepada Kreditur karena sebab apa pun juga, baik karena Perjanjian, hutang pokok, bunga dan biaya-biaya baik karena fasilitas   garansi bank, jaminan, surat-surat wesel promes, akseptasi atau surat dagang lain yang ditandatangani oleh debitur sebagai acceptance, endossante, penarik atau avaliste atau berdasarkan apa pun juga.

- Penjamin dengan ini melepaskan untuk kepentingan Kreditur semua hak untuk dilunaskan lebih dahulu atau pembagian hutang (eerdere uitwinning en schuldesplitsing) dan segala hak utama dan eksepsi yang oleh Undang-Undang diberikan kepada seorang borg, di antaranya tetapi tidak terbatas pada ketentuan-ketentuan yang disebut dalam pasal-pasal 1843,1847,1848, 1849 dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang berlaku di Indonesia.

- Jaminan ini tidak dapat dianggap sebagai telah dipenuhi dengan pembayaran atau pelunasan untuk sebagian dari jumlah uang yang terhutang oleh Debitur kepada Kreditur sebagaimana tersebut di atas, akan tetapi untuk jumlah-jumlah uang yang sewaktu-waktu terhutang oleh Debitur kepada Kreditur berdasarkan Perjanjian atau berdasarkan hal-hal lain yang tersebut di atas. 

- Jumlah yang pada suatu saat karena sebab apa pun juga terhutang oleh Debitur kepada Kreditur baik berupa pokok maupun biaya-biaya lain, bagi Penjamin dan mereka yang menerima hak dari Penjamin (rechtverkrijgenden) adalah suatu hutang yang tak terbagi (ondeelbare schuld).

- Pembukuan dari Kreditur mengenai jumlah uang yang sewaktu-waktu terhutang  oleh Debitur kepada Kreditur dan wajib yang dibayar oleh Debitur kepada Kreditur berdasarkan perjanjian atau berdasarkan apa pun juga merupakan bukti yang  sempurna dan mengikat dalam segala hal terhadap Penjamin, baik di dalam Pengadilan atau di mana pun juga.     

- Penjamin dengan ini menjamin Kreditur bahwa Penjamin berhak penuh untuk membuat dan melaksanakan jaminan yang dimuat dalam akta ini dan jaminan ini merupakan kewajiban yang sah dan mengikat diri Penjamin dan bahwa tidak ada perkara atau perkara administrasi di hadapan Pengadilan yang sekarang berjalan atau hal-hal yang menurut Penjamin mengancam kekayaan Penjamin yang dapat mempengaruhi keadaan harta kekayaan Penjamin.

- Penjamin dengan ini memberi kuasa yang tidak dapat ditarik kembali dan yang tidak akan berakhir karena sebab-sebab yang tercantum dalam pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata kepada Kreditur untuk pada setiap saat membebani rekening Penjamin pada kantor Kreditur atau pada setiap cabang kantor Kreditur di mana pun juga, untuk memenuhi jaminan yang diberikannya berdasarkan akta ini, tanpa mengurangi setiap hak yang mungkin akan diperoleh oleh Kreditur berdasarkan jaminan ini serta berdasarkan Undang-Undang dan berdasarkan setiap upaya hukum lain untuk mendapatkan kembali jumlah yang mungkin masih tersisa.

- Setiap pemberitahuan atau tagihan berdasarkan jaminan ini dianggap telah diberikan sebagaimana mestinya kepada Penjamin dengan dikirimnya pemberitahuan atau tagihan itu dengan pos ditujukan kepada Penjamin dengan alamat.     

- Perseroan Terbatas PT (______________), berkedudukan di Jakarta;

(______________) Nomor (______________), (______________).

Telepon Nomor (______________), Faksimili Nomor (______________).

- Kecuali pemberitahuan tertulis mengenai perubahan alamat tersebut di atas telah terlebih dahulu diberikan kepada Kreditur.

- Pemberitahuan Kreditur kepada Penjamin dianggap telah diterima [___] ([___]) jam setelah dimasukkan ke dalam pos dan cukup bila ditandatangani oleh Pejabat dari Kreditur dan pemberitahuan tersebut cukup dibuktikan bahwa surat yang memuat tagihan tersebut diberi alamat sebagaimana mestinya, dan dimasukkan pada Kantor Pos.         

- Pemberian jaminan perusahaan yang diatur dalam akta ini tidak dapat diakhiri/dicabut oleh Penjamin tanpa persetujuan tertulis dari Kreditur.

- Mengenai akta jaminan ini dan segala akibatnya serta pelaksanaannya, Penjamin memilih tempat tinggal yang tetap dan seumumnya pada Kantor Panitera Pengadilan Negeri [___] di [___].

Demikian itu dengan tidak mengurangi hak dan wewenang KREDITUR untuk memohon pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan/gugatan terhadap Penjamin/Debitur di muka pengadilan-pengadilan lainnya di dalam wilayah Republik Indonesia.

- Kemudian hadir di hadapan saya, Notaris, dengan dihadiri saksi-saksi yang sama dan yang akan disebutkan pada bagian akhir akta ini:

1. Tuan (______________), Pimpinan Cabang Pembantu [___] dari perseroan terbatas tersebut, bertempat tinggal di Jakarta untuk sementara berada di [___];

2. Nyonya (______________), Legal Officer Kantor Pusat dari perseroan terbatas   tersebut, bertempat tinggal di Jakarta untuk sementara berada di [___];

- Menurut keterangan mereka dalam hal ini bertindak atas kekuatan Akta Kuasa dibuat di bawah tangan tanggal (______________) Nomor (______________), yang dibuat di hadapan saya, Notaris, selaku kuasa Direksi dari dan oleh karena itu untuk dan atas perseroan terbatas PT (______________) tersebut dan menjalani selaku demikian menerangkan telah mengetahui benar dan dengan ini menerima pernyataan jaminan perusahaan tersebut di atas.         

- Para penghadap dikenal oleh saya, Notaris.

DEMIKIANLAH AKTA INI

Dibuat sebagai minuta, dan dilangsungkan di (______________), pada hari dan tanggal tersebut pada awal akta ini, dengan dihadiri oleh Tuan (______________), Sarjana Hukum dan Tuan (______________), keduanya pegawai kantor Notaris, bertempat tinggal di (______________), sebagai saksi-saksi.

 - Segera setelah akta ini saya, Notaris, bacakan kepada para penghadap, saksi-saksi,  maka akta ini ditandatangani oleh para penghadap, saksi-saksi dan saya, Notaris.

Dilangsungkan dengan satu tambahan.

Asli akta ini telah ditandatangani dengan sempurna.

Diberikan sebagai SALINAN yang sama bunyinya.

Notaris di (______________)

(______________)

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda