Tiga Pesan Pengantin

Karena ketiga putrinya ingin menikah dalam waktu yang berdekatan, akhirnya Pak Sumarno pun menikahkan ketiga putrinya itu secara bersamaan dalam waktu satu malam. Seminggu kemudian, ketiga putrinya beserta suaminya masing-masing akan berangkat ke luar negeri untuk berbulan madu.

Saat melepas kepergian mereka, Bu Sumarno berpesan pada ketiga putrinya, “Jangan lupa untuk memberi kabar selama kalian di sana.”

Ketiga putrinya mengangguk dan berjanji untuk kirim SMS pada ibu mereka.

Beberapa hari kemudian, si putri pertama kirim SMS, dan isinya cuma, “Bank BNI”. Si  ibu heran dan bertanya-tanya pada suaminya apa maksud isi SMS itu. Si suami yang biasa baca koran segera paham. Dia menunjuk salah satu iklan Bank BNI di dalam koran, dan si ibu pun membaca slogannya, “Kokoh, Aman, Terpercaya”.

Beberapa hari setelah itu, datang SMS dari putri kedua. Isinya, “Susu Indomilk”. Kali ini sang ibu sudah langsung tahu apa maksudnya, dan dia pun tersenyum. Dia ingat slogan susu itu, “Nikmat hingga tetes terakhir”.

Saat putri ketiga kirim SMS, isinya lain lagi. “Singapore Airlines”, begitu isi SMS itu. Baik Bu Sumarno maupun Pak Sumarno bingung dengan apa maksudnya. Namun ketika menyaksikan televisi dan melihat iklan pesawat itu, tahulah mereka apa maksudnya, dan suami istri itu pun geleng-geleng kepala. Rupanya slogan dari pesawat itu adalah, “Tujuh kali dalam seminggu, tiga hari dalam sehari”.