Telor Masing-masing

Ini adalah kisah dari negeri antah-berantah. Sepasang suami istri yang telah lama menikah, tidak juga dikaruniai anak. Setelah bertahun-tahun menunggu dan mereka tetap saja tak bisa memiliki anak, suami istri itu pun lalu menemui seorang dukun sakti yang ada di kerajaan itu.

Ternyata si dukun ini benar-benar sakti. Setelah beberapa saat bersemadi, sang dukun ini berkata pada sepasang suami istri itu, “Sekarang kalian pulang, dan anak kalian telah menunggu di rumah.”

Suami istri itu pun sangat senang. Sambil berjalan pulang ke rumahnya, sepasang suami istri yang tengah gembira itu pun mulai memikirkan nama bagi anaknya itu.

“Sebaiknya kita namakan ‘Telor’ saja, Bang,” kata sang istri.

“Itu terlalu pendek,” sahut suaminya, “bagaimana kalau namanya ‘Telor Masing-masing’?”

Si istri setuju. Nama itu terdengar bagus dan indah di telinganya.

Seperti yang telah dikatakan dukun sakti tadi, ternyata di rumah mereka memang telah ada seorang anak yang entah datang dari mana. Sepasang suami istri itu pun merawat anak itu hingga si anak besar dan dewasa.

Tetapi rupanya si anak ini adalah pembawa malapetaka. Ketika dewasa, anak yang telah diberi nama Telor Masing-masing ini suka melakukan kejahatan, dari pencurian dan perampokan sampai perkosaan dan pembunuhan. Karenanya, seluruh kerajaan jadi gelisah dan merasa tidak aman.

Sampai suatu hari, karena sudah sangat jengkel dengan ulah anak itu, sang raja pun mengumpulkan seluruh prajuritnya dan memberikan pengumuman, “Sekarang, apapun yang terjadi dan dimana pun kalian dapat melakukannya, tembak Telor Masing-masing...!!!”

Seluruh prajurit yang setia itu pun segera mematuhi perintah rajanya, dan dalam waktu yang singkat, para prajurit itu pun telah tewas dan bergelimpangan di tanah.

Dasar Telor Masing-masing...!!!