Tanggal Tiga Belas

Kedua orangtua Dodi sudah menetapkan untuk menikahkan anaknya itu pada tanggal tiga belas bulan depan. Calon istri Dodi, si Gina, juga telah diberitahu hal itu dan dia telah menyetujui, begitu pula orangtua si Gina. Namun Dodi ngotot tidak mau menikah pada tanggal tiga belas.

“Tidak...!!!” seru Dodi pada kedua orangtuanya. “Pokoknya saya tidak mau kalau menikah pada tanggal tiga belas!”

“Tapi kami sudah menghubungi orangtua Gina, dan mereka telah menyetujui, Dod,” kata ayahnya.

“Pokoknya saya tidak mau kalau tanggal tiga belas!”

“Dod, kami juga telah menghubungi orang pintar,” kata ibunya dengan sabar, “dan katanya tanggal tiga belas bulan depan itu adalah tanggal yang baik untuk melangsungkan perkawinanmu.”

“Sekali lagi, tidak!” sahut Dodi. “Apapun yang terjadi, saya tidak mau menikah pada tanggal tiga belas!”

Kedua orangtuanya jadi letih. Akhirnya, dengan suara yang letih pula ibunya bertanya, “Dod, memangnya kenapa sih kalau menikah tanggal tiga belas?”

“Soalnya tanggal dua belas Gina datang bulan!”