Sungguh Luar Biasa

Dengan penuh semangat, Didin sedang membangga-banggakan pesawat televisinya yang baru kepada Maman.

“Benar-benar luar biasa, Man,” kata Didin, “sungguh luar biasa! Bayangkan, hanya dengan memencet satu tombol saja, aku langsung bisa melihat sosok seorang wanita cantik di hadapanku, tersenyum, dan bertutur kata lembut.”

Si Maman menjawab, “Kalau cuma begitu sih biasa saja, Din. Di hotel langgananku, aku malah hanya menekan tombol dan seorang perempuan asli langsung didatangkan ke kamarku. Dan dia tidak sekedar tersenyum atau bertutur kata lembut saja...”


Coklat yang Mengkilap

Suatu siang, Jono datang ke sebuah bengkel dengan membawa mobilnya yang ingin diganti warna catnya.

“Mau diganti warna apa nih, Mas?” tanya petugas di bengkel.

“Aku ingin coklat mengkilap,” jawab Jono dengan yakin.

“Maksud Anda, coklat metalik?” Petugas bengkel menegaskan.

“Metalik...? Bukan, yang saya maksud coklat mengkilap!”

Si petugas bengkel jadi bingung. “Maksudnya, coklat mengkilap itu seperti apa sih? Biasanya yang dimaksud coklat mengkilap yang coklat metalik.”

Jono jadi jengkel. Ia lalu membuka celananya, kemudian memencet salah satu ‘bijinya’ di depan petugas bengkel itu. “Nah, ini lho maksudku. Coklat mengkilap seperti ini! Bukan coklat metalik, kan???”