Salah Mengerti

Seorang pemuda lugu akan melangsungkan perkawinannya tak lama lagi. Sebagai lelaki, dia tentu tahu kalau salah satu tujuan perkawinan adalah untuk dapat memiliki anak atau keturunan. Namun pemuda ini belum juga tahu bagaimana proses atau cara membuat anak. Maka dia pun lalu mendatangi seorang dokter dan menyatakan kebingungannya.

“Saya ini mau menikah, Dok,” katanya. “Tapi saya sama sekali belum tahu bagaimana cara membikin anak.”

Sang dokter yang sopan itu pun menjawabnya dengan cara yang sopan. “Caranya gampang kok,” kata sang dokter menerangkan, “begini, masukkan bagian yang menonjol dari badan kamu ke bagian badan istri kamu yang berbulu.”

Pemuda itu pun menganggukkan kepalanya tanpa mengerti.

Tiga bulan kemudian, saat si pemuda telah melangsungkan perkawinannya, dia datang lagi pada si dokter.

“Dokter,” katanya dengan nada mengeluh, “kok sampai sekarang istri saya belum hamil juga? Terus, cara yang Dokter sarankan dulu itu kok malah membuat saya sering sakit perut?”

“Lho, memangnya bagaimana cara Anda melakukannya?” tanya sang dokter dengan heran.

“Saya menuruti saran dokter yang dulu itu,” kata si pemuda, “saya masukkan hidung saya ke ketiak istri saya!”