Lihat Celana

Seorang lelaki penjual itik bertemu dengan seorang perempuan penjual jamu, dan mereka sama-sama duduk istirahat melepas lelah di dekat sebuah kamar mandi umum.

Karena melihat si penjual jamu itu cantik dan seksi, si penjual itik jadi iseng. Ia lalu berkata pada si penjual jamu, “Mbak, gimana kalau saya lihat pahanya, ntar saya tukar dengan lima ekor itik?”

Si penjual jamu berpikir sejenak, kemudian berkata, “Bener cuma lihat paha dan ditukar dengan lima ekor itik?”

“Iya,” si penjual itik menegaskan.

Si penjual jamu pun kemudian menarik kainnya dan memperlihatkan pahanya.

Si penjual itik jadi makin penasaran. Ia kemudian berkata, “Gimana kalau saya juga lihat celana dalamnya, ntar saya tambah lima ekor itik lagi?”

Si penjual jamu kelihatan mikir lagi. Apa salahnya sih cuma memperlihatkan celana dalam saja, pikirnya. Maka si penjual jamu pun setuju.

“Cuma lihat celana dalam saja, kan?” tanya si penjual jamu menegaskan.

“Iya,” sahut si penjual itik dengan mantap.

Lalu si penjual jamu masuk ke kamar mandi umum di situ, dan tak lama kemudian keluar lagi sambil menenteng celana dalamnya.

“Ini, celana dalam saya,” katanya. “Udah saya lepasin. Silakan dilihat. Mana itiknya...?”