Latihan Akting

Hari itu, seorang gadis yang nampak cantik dan berpakaian minim menghentikan sebuah bus dan kemudian masuk ke dalamnya.

Si sopir bus yang masih muda terlihat memperhatikan kedua kaki gadis itu ketika si gadis mulai masuk ke dalam bus dan lalu duduk di kursi bagian depan di samping sopir.

Sesaat setelah bus melaju, si gadis berkata pada sopir di sebelahnya, “Maafkan saya. Saya baru saja mendatangi dokter saya, dan menurutnya penyakit kanker yang saya derita sudah parah sekali. Kata dokter, saya hanya akan hidup beberapa hari lagi saja...”

Sang sopir mendengarkan dengan sungguh-sungguh sambil sesekali melirik ke paha penumpangnya yang terbuka.

“Karena itu,” lanjut gadis itu, “sebelum saya meninggalkan dunia yang indah ini, saya ingin sekali bisa merasakan indahnya bermain cinta. Maukah Anda bercinta dengan saya?”

“Tentu saja saya mau!” jawab si sopir dengan antusias.

“Tapi...saya ingin mati dalam keadaan perawan. Maukah Anda kalau kita melakukan anal seks saja?”

Sekali lagi si sopir bersedia.

Maka seluruh penumpang bus itu pun diturunkan secara paksa, dan saat bus telah kosong, si sopir dan si gadis pun kemudian melakukan apa yang telah mereka sepakati tadi. Si gadis hanya menyingkap gaun mininya bagian belakang.

Selesai melaksanakan hasrat seksualnya, si sopir kemudian berkata pada si gadis, “Maafkan saya karena telah melakukan hal ini pada Anda...”

Si gadis hanya tersenyum, dan menjawab, “Tidak apa-apa. Saya juga minta maaf. Saya sebenarnya sedang latihan akting. Oh ya, nama saya Bambang.”