Cara Buang Air Kecil

Karena anak lelakinya yang masih di TK itu suka ngompol di celana, seorang ayah kemudian mengajari si anak tentang bagaimana cara buang air kecil yang benar.

“Agar kamu tidak sering pipis di celana,” kata sang ayah, “kamu harus ingat selalu urut-urutan cara pipis yang benar. Satu, buka ritsleting celanamu. Dua, keluarkan anumu. Tiga, pegang anumu, lalu pipislah. Empat, berhenti pipis. Lima, bersihkan anumu dengan air. Enam, Masukkan kembali anumu ke dalam celana. Tujuh, tutup ritsletingnya.”

Semenjak itulah, si anak mematuhi pesan ayahnya dan sejak itu dia selalu menghitung urut-urutan itu setiap kali akan buang air kecil.

Sebelas tahun kemudian, ketika si anak lelaki itu telah menjadi ABG, si ayah merasa penasaran dan ingin tahu apakah anaknya itu masih menghitung urut-urutan itu saat akan buang air kecil. Karenanya, suatu hari, saat mereka menginap bersama dalam sebuah hotel, si ayah mengikuti anaknya yang akan buang air kecil di kamar kecil.

Di depan kamar kecil, si ayah berdiri di depan pintu dan mendengarkan anak lelakinya itu menghitung...

“Satu...dua...tiga...empat...lima...enam...tujuh...” Lalu terdengar si anak lelaki berteriak penuh nikmat, “Aaaaakkhhh...!!!”