Aku

Aku datang dari dalam kegelapan
Yang menyayat iris hati tak tertahankan
Coba sibakkan pagi suci
Walau hanya dalam bayang imajinasi
Aku dengar tentang ratap kebiadaban
Aku dengar tangis kemunafikan
Aku hilang dalam rentang redup cahaya

Aku hinggap di ranting-ranting kepalsuan
Bertutup topeng tawa dan senyuman
Aku tak ingin munafik
Aku hanya tak berdaya

Menggelepar di antara bayang kepahitan
Aku merana tersiksa
Tiada peduli seorang pun, sementara
Semua membisu
Membisu, menuli dan membuta
Dan suara sinis terdengar
Gila...!