Panduan dan Cara Mengurus IMB

Merasa sulit dan mahal mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)? Jika Anda berniat mengurusnya sendiri, memang harus mempersiapkan tenaga ekstra sabar melihat kenyataan yang dihadapi saat berurusan dengan pejabat terkait. Jadi, sebelum memutuskan akan mengurus sendiri izin mendirikan bangunan, harap memperhatikan beberapa hal berikut ini: 

Untuk mendapatkan selembar surat ijin, sekurangnya lima meja pegawai pemda yang harus didatangi.

Harus siap bolak-balik antara satu instansi ke instansi lain. Seperti dari Dinas Tata Kota dan BPN sampai P2K.

Siap ditawari untuk menerima jasa pengurusan IMB oleh orang-orang tertentu.

Jika proses pengurusan berjalan mulus dan sesuai teori, maka sejak awal hingga selesai ijin tersebut memakan waktu kurang lebih 25 hari.

Jika tidak, siap-siap IMB-nya baru terealisasi dalam hitungan bulan.

Siap-siaplah untuk kedatangan ‘tamu’ pegawai pemerintahan meski ijin tersebut sudah berada di tangan. Contoh, sebelum keluar IMB asli, akan dikeluarkan IP atau ijin pendahuluan. Ketika IP sudah dimiliki, pembangunan sudah bisa dilakukan.

Kenyataannya, ada kalanya gangguan itu datang dari pihak kelurahan atau kecamatan yang minta diperlihatkan IMB definitifnya. Jika apa yang diminta itu belum bisa ditunjukkan, maka siap-siap tarik urat atau lakukan cara lain yang bisa ditempuh. Apalagi kalau IP-nya berumur lebih dari 25 hari, mereka lebih sering mendatangi untuk menanyakan surat definitif tersebut.

Sebelum mengurus IMB sebaiknya diurus dulu pengesahan surat tanah di BPN.

Untuk menghindari tudingan persyaratan yang kurang lengkap, sebaiknya tanyakan dulu persyaratannya kemudian kembali dengan syarat-syarat yang sudah lengkap.

Jika tidak siap dengan hal tersebut di atas, sebaiknya siapkan sejumlah uang tertentu. Pasrahkan urusan IMB kepada orang yang biasa mengurus. Dijamin selesai meski harus keluar dana lebih banyak.